Jumat, 12 Oktober 2012

Sistem Antarmuka berbasis Interaksi Grafis

Ada beberapa ragam dialog interaktif dalam Interaksi Manusia dan Komputer diantaranya :

1. Dialog berbasis perintah tunggal (command line dialogue)
2. Dialog berbasis bahasa pemrograman (programming language dialogue)
3. Antarmuka berbasis bahasa alami (natural language interface)
4. Sistem menu
5. Dialog berbasis pengisian borang (form filling dialogue)
6. Antar muka berbasis ikon
7. Sistem penjendelaan (windowing system)
8. Manipulasi langsung
9. Antarmuka berbasis interaksi grafis

Dalam aplikasi yang akan saya buat ini, ragam dialog nya berbasis Interaksi Grafis. Dimana dalam aplikasi ini kita hanya menggerakan sebuah kursor kemudian apabila di klik aplikasi ini akan menampilkan informasi dari suatu tempat yang kita klik tadi.
Dan mengapa saya memilih Interaksi berbasis Grafis karena pada umumnya dialog ini sangat mudah dipakai oleh orang banyak yaitu dengan cara mengarahkan kursor tersebut orang akan langsung paham, dan tidak merasa kesulitan apalagi harus menghapal seperti contoh dialog berbentuk perintah tunggal itu kan memerlukan pemahaman serta hafalan yang harus diingat oleh seseorang, jika seseorang itu tidak hafal, dia tidak bisa mengoperasikan aplikasi tersebut dengan baik.

Rabu, 10 Oktober 2012

Tutorial Mengenai Hak Akses di Linux

Disini saya akan menjelaskan bagaimana cara mengubah Hak Akses yang ada di Linux. Kita lihat cara-caranya : 

video

Rabu, 03 Oktober 2012

Dragon Player

Dragon Player merupakan media player sederhana untuk lingkungan desktop KDE. KDE itu adalah lingkungan desktop (desktop environment) dan platform pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE ini dapat ditemui di beberapa sistem Unix, termasuk Linux, BSD, dan Solaris. Selain itu juga tersedia untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 dan untuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin. Keunggulan utama KDE adalah kemudahan pemakaian, fleksibilitas, portabitilis, dan kekayaan fitur. KDE dikembangkan sejalan dengan KDevelop, paket pengembangan perangkat lunak, dan KOffice, paket aplikasi office. Dragon Player ini awalnya bernama Kodein yang digunakan untuk KDE 3. Yang diciptakan dan dikembangkan oleh Max Howell, dan sekarang dikembangkan oleh Ian Monroe dengan nama baru untuk KDE SC 4 yaitu Dragon Player ini. Kelebihan dari Dragon Player ini adalah bisa memutar ekstensi file dengan format (wmv). Lengkap dengan fitur yang tersedia pada Dragon Player.

Fitur Fitur yang terdapat dalam Dragon Player :
1. Desain tampilan yang sederhana
2. Dapat meresume video, kita dapat melanjutkan menonton video pada saat terakhir kita memutarnya
3. Support file subtitles, dragon player secara otomatis akan meload file subtitle yang mempunyai nama file sama dengan file videonya
4. Setting tampilan video, seperti (brightness, contrast)
5. Menggunakan teknologi Solid dan Phonon-VLC sebagai teknologi terbaru di bidang audio video.
6. Bisa untuk memutar CD dan DVD

Perintah untuk menginstall Dragon Player :
Buka Terminal kemudian ketik sudo apt-get install dragonplayer
Setelah mengetikan perintah diatas buka Menu Applications – Sound & Video – Dragon Player

Selasa, 18 September 2012

Robot Bedah dalam Dunia Medis

Dibeberapa negara yang sudah maju, robot ini sudah banyak digunakan. Kemudian robot ini dikembangkan lagi sehingga berbentuk ramping dan dapat melihat dalam bentuk tiga dimensi. Sedangkan  dokter hanya sebagai pengontrol lengan-lengan robot, yang panjangnya masing-masing 1,5 cm. Peralatan itu memiliki tiga sampai empat lengan, yang masing-masing harganya sekitar Rp.20 juta. Alat ini mampu melakukan berbagai pembedahan misalnya penyakit kandungan, penyakit pencernaan, dan penyakit yang berkaitan dengan sistem kemih (urologi). Dari empat lengan tersebut salah satunya berfungsi sebagai lengan kamera. Tujuannya untuk memudahkan dokter pengontrol melihat objek operasi. Kamera ini beresolusi di atas 1.200 MP dengan kualitas high definition yang mampu memperlihatkan jaringan dengan jarak 2mm. Ada juga lengan yang memiliki dua jari yang dapat berputar seperti putaran tangan yang berfungsi sebagai memegang, menjahit dan menggunting. Dengan alat ini operasi tidak terlalu sulit apalagi jika operasi besar. Ibarat bermain game PlayStation, lengan robot ikut bergerak sesuai dengan perintah. Dokter yang hendak mengoperasikan alat ini harus melewati pelatihan selama sebulan dan mendapatkan sertifikasi. Walaupun alat ini dibilang sangat canggih dibalik itu ada juga resiko, tapi minim sekali misalnya infeksi, cedera, dan perdarahan. Maka, dokternya harus mahir. Tapi dokter menjamin, infeksi itu akan cepat hilang. Kendala terbesar yaitu dalam biaya pemeliharaan. Untuk servis per tahun saja, manajemen rumah sakit harus membayar sekitar Rp 1 milyar. Namun, biaya yang dikeluarkan pasien akan sebanding dengan yang didapat. Apalagi, biaya yang dikeluarkan pasien itu lebih murah ketimbang berobat ke luar negeri. Yang pertama menjalani operasi robotik adalah pasien penderita kanker usus dari Indonesia. Di "negeri singa" itu, peralatan macam ini sudah tersedia pada 2004, tapi baru digunakan pada 2007-2008. Menanggapi penggunaan teknologi robotik itu, Prof. Dr. dr. Biran Affandi, SpOG, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjelaskan bahwa peralatan macam itu umumnya digunakan pada bedah laparoskopi, tindakan bedah minimal yang umumnya ditujukan untuk mengurangi risiko yang didapat pada operasi besar. Ada juga aspek-aspek yang perlu dipertimbangkan dalam menggunakan teknologi antara lain keamanan, efektivitas, dan penerimaan masyarakat. Biasanya tiga hal itu berhubungan erat, harus ada regulasi dan pengawasan dari kalangan profesi serta lembaga konsumen kesehatan agar tidak terjadi penyelewengan dalam penggunaannya.  

Minggu, 09 September 2012

Aplikasi yang mirip dengan peta ini

Ada beberapa aplikasi yang hampir mirip dengan ide saya ini yaitu :
1. Junaio
Apa itu Junaio? Junaio itu adalah hanya sebuah aplikasi yang berfungsi seperti kamera. Aplikasi ini hanya dapat digunakan pada iphone dan ipad. Cara kerjanya dapat dilihat pada link berikut :  video 1video 2, dan video 3. Hanya saja pada tampilan video tersebut aplikasi ini hanya dapat memberikan deskriptif dari gambar yang ada di peta. Belum dapat mengetahui informasi seputar kendaraan yang berada dijalan raya. Aplikasi ini juga tidak hanya digunakan untuk peta, tetapi juga digunakan untuk mendeteksi suatu tempat dikehidupan nyata.

2. Peta 4d
Seperti apa sih peta 4d? Kita lihat nih videonya klik disini. Peta 4d ini dapat dilihat dalam bentuk 4 dimensi, kita dapat melihat gedung-gedung yang ada hampir sama dengan dunia nyata. Bedanya peta 4d dengan peta yang ingin saya buat yaitu belum dapat mendeteksi keadaan suatu jalan. Sayang juga aplikasi ini hanya dapat digunakan pada iphone dan ipad. Dan juga peta ini baru terdapat di Newyork saja.

Alasan mengapa ingin membuat peta seperti itu??

Saya ingin membuat peta seperti itu agar apabila kita sedang dimanapun lebih baiknya apabila sedang dijalan, kita dapat mengetahui tempat-tempat yang kita inginkan. Contohnya seperti restaurant, kita pasti menginginkan restaurant yang suasana sejuk atau indah, nah dari situ kita dapat melihatnya melalui foto/ video yang ada. Nah apabila kita sedang dijalan kita dapat melihat kondisi jalan disuatu tempat yang kita tuju, terpantau lancar atau macet, dengan peta ini kita akan tau dimana yang ada kemacetan dan yang tidak, sehingga dapat menggunakan jalur yang terpantau cukup lengang. Karena kita pasti paling males apabila ada kemacetan disuatu jalan, apalagi kalau kita disaat situasi urgent. Ya... intinya dengan peta ini kita dapat mempermudah / mempercepat alur gerak terutama dijalan. Kemudian kita juga dapat mengetahui keadaan dari suatu tempat tersebut.

Blog teman-teman ku


Ahmad Fariz
Annisa Aulia
Annisa Rahmawati
Anshar
Arif Rifqi
Asep Doni
Chepy Cahyadi
Dedie
Erwin Ginanjar
Fadhilah Ilmi
Firman Fiqri
Heni Mulyani
Indana Zulfa
Luthfia Fauzia D. A
Mohamad Firmansyah
Mohamad Hasan
Muhamad Ade Lukmanul
Muhamad Riana
Muhammad Fakhrul Arifin
Muhammad Haryadi
Muhammad Nur kholish
Muhammad Wahyu
Nur Azizah
Qori Nur
Ratih Fitriani
Ratih Pujihati
Ratna Asri
Rd. M. Arman Blanesta W.
Renisa
Syifa Afifah
Tika Riskawati
Vini
Winda
Yana Nugraha
Yola Tri Handika

Map / Peta

Disini saya ingin membuat peta, hampir sama sih dengan peta / map yang ada di aplikasi handphone, ataupun digoogle. Saya ingin mengembangkan peta tersebut dengan berbagai fitur yang ada didalamnya. Misalnya kita pasti udah tau kan kalau kita lihat peta pasti suka ada petunjuk atau simbol misal masjid, restaurant, mall, dll sebagainya. Nah disini saya ingin mengembangkan yaitu dengan cara apabila kita klik simbol-simbol seperti contoh tadi, kita dapat mengetahui suasana-suasana tempat tersebut melalui foto dan juga video. Serta selain itu juga diharapkan ada pemantau jalan juga, jadi kita dapat melihat situasi / kondisi dari suatu jalan. Maka dari itu aplikasi ini harus didukung dengan adanya penggunaan paket data untuk para pengguna handphone. Pokoknya harus selalu terhubung dengan jaringan internet agar siapapun dapat mengakses aplikasi ini secara update.